Sekupang (BP) – Yayasan Faiz Al Baqarah Tiban menggelar aksi sosial di tengah mewabahnya Pandemi Covid-19 di Batam. Mereka membagikan ratusan paket bahan pokok dan uang tunai kepada masyarakat yang membutuhkan. Aksi sosial ini sekaligus menyosialisasikan obat penawar virus Corona.
Ketua Yayasan Faiz Al Baqarah, Reno, mengaku pihaknya sudah membelanjakan sekitar Rp.80 juta untuk aksi sosial selama dua hari. Rencananya masih terus berlanjut hingga tiga hari ke depan.
“Jadi, selain memberikan donasi berupa sembako dan uang tunai, kita juga sudah membagikan brosur mengenai penangkal virus corona ini. Dan kita tidak meminta imbalan apapun,” katanya.
Pembagian brosur sudah dilakukan di Tiban menuju Jodoh, Nagoya, Batam Center di sepanjang Jalan Sudirman hingga ke arah Perumahan Mediterania, Cikitsu dan depan Uniba. Juga disebar sepanjang Jalan Ahmad yani dan Brigjen Katamso, Seibeduk hingga Batuaji dan Sagulung.
Reno menjelaskan, Yayasan Faiz Al Baqarah sudah berada di tiga negara yakni Indonesia, Singapura dan Malaysia. Beranggotakan lebih dari 1000 orang. Mereka percaya bahwa saat ini obat herbal yang paling ampuh melawan virus corona adalah daun sirih hijau, serai, dan jahe.
“Sampai hari ini, alhamdulillah belum ada yang terjangkit dengan penyakit ini. Hanya dari pengalaman kami, ada beberapa orang saudara yang ketika terasa ada gejala virus corona maka langsung minum air ramuan herbal ini. Dan setelah minum beberapa kali, memang langsung sembuh,” katanya.
Teguh Mawardi, 43, warga Sidoarjo mengaku pernah merasakan tenggorokan gatal, badan panas dan seperti mau demam. Tetapi setelah beberapa kali minum, langsung sembuh. “Masih banyak testimoni dari beberapa orang lainnya baik di Padang, Jakarta, Pekanbaru dan dari daerah lainnya.”
Reno menjelaskan, wabah yang menimpa bumi saat ini akan menjadi siksaan bagi orang yang sombong. Apalagi saat ini sudah banyak kegiatan keagamaan khususnya Islam yang tidak bisa dilakukan di masjid. Bahkan salat Jumat pun sudah tidak bisa. Bahkan ketika meninggal karena corona pun sudah tidak dilakukan seperti biasanya.
“Tetapi sesungguhnya penawar yang paling hebat untuk bala ini adalah mencari ampunanNya. Merayu dan memohon lah kepadaNya dan jangan mengatasi kekuasaanNya dengan segala keilmuan yang manusia punya. Mohon ampun dan maaf itu lah obatnya,” tutupnya.




